BIMBINGAN TEKNIS FASILITATOR DAERAH PENGUMPULAN DATA

20170615_141305[1]20170615_141412[1]

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Sistem Pendidikan Nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, yaitu untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan diamanatkan bahwa setiap Satuan Pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan tersebut bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan.

Peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan ini merupakan tanggung jawab dari setiap komponen di satuan pendidikan. Sesuai peraturan perundangan yang berlaku setiap satuan pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu sesuai kewenangannya. Peningkatan mutu di satuan pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya mutu pada seluruh komponen sekolah. Untuk peningkatan mutu sekolah secara utuh dibutuhkan pendekatan khusus agar seluruh komponen sekolah bersama-sama memiliki budaya mutu. Untuk itu dibutuhkan program Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan di seluruh sekolah di Indonesia dengan pendekatan pelibatan seluruh komponen sekolah (whole school approach).

Untuk mempermudah pemahaman seluruh unsur terkait penjaminan mutu pendidikan, maka di laksanakanlah kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Pengumpulan Data sebagaiĀ  gambaran mengenai kegiatan Pengumpulan data bagi pemetaan mutu pendidikan di satuan pendidikan, yang telah dilaksanakan 15 s.d 17 Juni 2017 di LPMP Kalimantan Timur.

Kegiatan Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Pengumpulan Data bertujuan untuk menguatkan kompetensi fasilitator agar mampu membekali fasilitator daerah dan petugas pemetaan mutu dalam :

  1. Memahami tujuan dan manfaat pemetaan mutu pendidikan.
  2. Memahami mekanisme pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan.
  3. Memahami standard nasional pendidikan dan indicator mutu dalam pemetaan mutu pendidikan;
  4. Memahami instrument dan aplikasi pemetaan pendidikan.
  5. Menvalidasi dan memanfaatkan peta mutu pendidikan.

Kegiatan ini dihadari 46 peserta dari 15 kabupaten / kota di provinsi Kalimantan Timur dan juga Provinsi Kalimantan Utara. Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Pengumpulan Data berjalan lancar hingga hari penutupan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *